Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Proyek Pengerjaan Rekonstruksi Jembatan Dusun I Desa Mariah Padang Sta,1+500 Kec.Tebing Tinggi Kab.Sergai Diduga ada Penyalahgunaan Anggaran dan asal jadi

Proyek Pengerjaan Rekonstruksi Jembatan Dusun I Desa Mariah Padang Sta,1+500 Kec.Tebing Tinggi Kab.Sergai Diduga ada Penyalahgunaan Anggaran dan asal jadi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025

Berita  Sidikkasus.co.id

Tebing tinggi – Pengerjaan Rekonstruksi jembatan di dusun 1 Desa Mariah Padang kec.Tebing Tinggi yang dikerjakan oleh PT.Batara Monang Madani yang dananya bersumber dari dana Hibah Rehabilitasi dan pascabencana yang nilainya Rp.2.374.500.000;- dengan volume 12,8 m diduga asal jadi.

Saat pengecoran lantai kerja untuk dudukan tapak tiang dilakukan masih banyak lumpur dan sangat dalam sehingga material coran digenangi air, demikian juga lobang yang dikorek untuk pengecoran di duga asal jadi. mal yang dibangun untuk pengecoran tampak amburadul dan masih diatas lumpur yang cair,

Pada pengerjaan lanjutan untuk tapak tiang tgl.22 Agustus 2025,dimana pada waktu pengecoran dilakukan pada pagi hari, pengawas dari pihak pengerjaan maupun dari dinas PU belum ada sudah dilakukan uji lab, dan langsung kami tanya mandor kerja, katanya pengawas dari pemborong tidak ada tapi pengawas dari dinas PU sudah mau sampai.

Setelah uji lab dilakukan, pengecoranpun dilakukan, dalam pengecoran tersebut debit air masih tergenang dalam lobang kerja. dan kami ukur sekitar 15 cm, dan air tetap tergenang walaupun dilakukan pengisapan untuk pembuangan karena kami perhatikan ada mata air dari dinding penahan air yang dibuat  diduga pembuatan dinding tersebut asal jadi.

sehingga air masih bisa tembus masuk ke dalam lobang. Beberapa menit kemudian pengawas dari dinas PU tiba namun kami perhatikan tidak ada arahan terhadap air yg dalam lobang sehingga material cor bercampur dengan air tersebut. dan patut diduga pengerjaan tidak sesuai dengan permen pupr tentang memperhatikan ketahanan bangunan agar tidak ada korban terhadap pemakai jembatan.

Ke esokan hari kami hubungi lewat hp pengawas dari dinas PU yg berinial P, mau konfirmasi pengerjaan tersebut, namun tidak bisa dihubungi, kami chating dan kami pertanyakan perihal teknis pengerjaan pengecoran dengan keadaan air, kami tidak ada jawaban,

Sehingga hal ini kami konfirmasi ke Kabid BPBD lewat hp dan dijawab masih tugas luar, sehingga kami konfirmasi lewat WA, namun juga belum ada jawaban.Dan hal ini juga kami hubungi kadis pupr Sergai lewat telepon seluler tidak dapat dihungi namun kami sampaikan lewat WA, beliau mengatakan bahwa jembatan Mariah Padang bukan kegiatan dinas pupr Sergai,

Sementara pada waktu pengecoran, ada beberapa orang pengawas disana, ketika kami tanya dari mana. Mereka mengatakan bahwa mereka dari dinas pupr Sergai dan dari UPT BPBD Sergai.dan kadis pupr Sergai tidak merinci bahwa personal yg ditugaskan ke proyek tersebut sebagai apa. Keterbukaan dan transparansi publik dari dinas di duga dinilai tidak jelas dan patut diduga ada penyalahgunaan anggaran dan asal jadi. (MN)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less