Pemdes Lele Gunakan DD Tahap l Bangun 2 Unit MCK, Gapura Dan Penanaman Jagung
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 17 Sep 2025

Berita Sidikkasus.co.id
HALSEL – Pemerintah desa Lele Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Telah sukses menggunakan Dana Desa (DD) dalam menyelesaikan melaksanakan pembangunan 2 (dua) unit MCK dan satu bangunan Gapuran atas permintaan dan dukungan Masyarakat setempat.
Pembangunan 2 unit MCK dan satu bangunan Gapura itu menggunakan DD tahap l tahun anggaran 2025.
“dua unit kegiatan pembangunan MCK dan Gapura untuk masyarakat sudah selesai dikerja oleh pemerintah desa Lele melalui dana desa tahap l tahun 2025 ini,” Kata Kades Lele, Ruslan Djaber kepada Media ini. (17/09/2025).
Pemerintah Desa Lele memprogramkan Pembangunan MCK dan Gapura ini, dalam rangka upaya percepatan merealisasikan pembangunan fisik bersumber dari Dana Desa yang telah direncanakan pada APBDes TA 2025.
“Kita targetkan dalam waktu yang tidak lama, alhamdulillah pembangunan fisik yang sudah kita kerjakan telah tuntas 100 persen,” Ungkapnya
Menurut kades bahwa, “Apa yang kita kerjakan adalah dari desa untuk masyarakat. Sehingga kami berharap, seluruh pihak dapat mendukung atas suksesnya pekerjaan pembangunan ini,” Harapnya.
Selain 2 unit MCK dan 1 bangunan Gapuraa, Pemdes Lele juga telah melaksanakan penanaman jagung Hibrida untuk mendukung program Presiden RI untuk Indonesia Emas 2045.
Dalam kegiatan ini jelas kades, dilaksanakan sejak tanggal 15 September yang dihadiri oleh pemdes, BPD Lele, camat dan danpos Kec. Mandioli Selata, serta unsur masyarakat setempat turut serta bergotong royong.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045. Penanaman jagung hibrida diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Lele.
Jagung hibrida dipilih karena memiliki potensi hasil yang lebih tinggi dibandingkan varietas jagung lokal. Dengan meningkatnya hasil panen jagung nanti, diharapkan pendapatan petani juga akan meningkat.
Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi keberlanjutan perekonomian desa,”Cetusnya.
(Reporter/Kandi).
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar