Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Barisan Rakyat Merdeka Sumatera Selatan gelar aksi unjuk rasa di Kejati Sumsel terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Dua Desa Kecamatan Lubai ulu

Barisan Rakyat Merdeka Sumatera Selatan gelar aksi unjuk rasa di Kejati Sumsel terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Dua Desa Kecamatan Lubai ulu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026

Berita sidikkasus.co.id

Palembang – Kamis.12 Februari 2026.
Di bawah langit yang cerah ibu kota Palembang barisan rakyat merdeka Sumatera Selatan padati pintu masuk kantor kejaksaan tinggi guna menyampaikan unjuk rasa damai dengan tujuan menyampaikan dugaan penyalahgunaan dana desa , desa sumber Mulya dan desa karang Mulya, dengan cara berorasi demo serta penyerahan langsung berkas aduan ke Tim penegak hukum kejaksaan negeri Sumatera Selatan.

Adapun duga penyalahgunaan dana desa diatas terdiri dari beberapa item,
terhadap desa sumber Mulya diduga ”
1).dugaan penyalahgunaan dana BUMDES
dari tahun 2023 -2025
2).realisasi dana pembangunan
beberapa titik sumur bor dari tahun 2023-
2025 yang di duga penuh Maruf dan
Manipulasi .
3). realisasi pembangunan Siring dari tahun
2024 -2025 di duga, dikerjakan asal jadi
dan tak sesuai dengan spesifikasi proyek.
4). realisasi dana tambahan add tahun 2024-
2025 di duga tidak transparan serta kuat
Berbau korupsi.
terhadap desa karang Mulya seluruh realisasi dana desa tahun 2023-2025 diduga tidak transparan dan asal jadi dan penuh bau korupsi kolusi dan nepotisme ( KKN).

Di penghujung aksi demo/ unjuk rasa sebagai koordinator aksi bung(Yudi taba) menegaskan “aksi demo ini kami lakukan, bersama rekan -rekan sebagai tindakan responsif sebagai anak bangsa yang punya rasa tanggung jawab terhadap penyelamatan uang negara, sebagai kita ketahui satu persen uang negara yang di peruntukan kesejahteraan masyarakat harus sampai tepat sasaran dan tidak di perbolehkan di gunakan untuk kepentingan pribadi serta golongan diatas kepentingan masyarakat banyak” serta kepada Kejati Sumatera Selatan kita berharap agar merespon cepat terhadap laporan dugaan penyalahgunaan uang negara guna ikut mendukung program Presiden (RI), KPK (RI)
Kapolri, untuk memberantas dan mencegah segala bentuk korupsi, kolusi dan nepotisme ( KKN) di Republik Indonesia (tegasnya).

( Tim Sumsel)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less