Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Siswa SDN 226 Halsel Belum Diberikan Ijazah, Kepsek Mengaku Tidak Ada Biaya Beli Blangko Dan Cetak

Siswa SDN 226 Halsel Belum Diberikan Ijazah, Kepsek Mengaku Tidak Ada Biaya Beli Blangko Dan Cetak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025

Berita Sidikkasus.co.id

Halsel -Miris, Siswa sekolah dasar negeri (SDN) 226 Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Yang lulus pada tahun 2025, belum diberikan ijazahnya oleh pihak sekolah hingga saat ini.

Hal ini membuat sejumlah siswa kesulitan dalam administrasi ketika memasuki Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), Karena pihak sekolah membutuhkan ijazah untuk kepentingan administrasi.

Melalui rilisan resmi kepada Media ini, salah satu orang tua siswa saat di konfirmasi mengaku, jika anaknya berungkali di minta pihak sekolah SLTP untuk memasukan ijazahnya. Namun, sampai saat ini ijazah SDN 226 Halsel tak kunjung memberikannya. Sabtu (20/12/2025).

“Dari pihak sekolah SLTP sudah berulang kali meminta agar ijazah SD anak kami di masukkan untuk kepentingan administrasi, tetapi kepala sekolah SD Negeri 226 Halsel selalu beralasan” ujar salah satu orang tua siswa yang enggan namanya di sebutkan.

Dia bilang, biaya ijazah yang dibebankan pihak sekolah SDN 226 kepada orang tua siswa bervariasi.

“Biaya ijazah itu kepsek minta seratus ribu per siswa, dan ada juga dua ratus ribu setiap siswa wajib untuk dibayar,” Ungkap Warga.

Di ketahui pelaksanaan ujian Nasional SD Negeri 226 Halmahera Selatan pada bulan mei 2025 lalu. Diduga pihak sekolah mencari-cari alasan untuk membebankan biaya pengambilan ijazah kepada orang tua siswa.

Padahal, pendidikan gratis di Halmahera Selatan Maluku Utara, salah satunya program Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, dan Gubernur Maluku Utara, Serly Djoanda yang menegaskan seluruh siswa SD, SMP dan SMA sederajat tidak lagi dibebankan biaya pendaftaran, ambil rapot dan ijazah.

Sementara, Kepsek SDN 226 Halsel Hamid Abdurrahman saat di konfirmasi mengaku ijazah yang belum diberikan kepada siswa karena tidak ada blangko.

“Blangko ijazah belum ada karena tidak ada biaya untuk membeli blangko dan biaya cetak ijazah,” Tambahnya.

“Saat ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, itu blangko ijazah di kirim langsung dari pusat tingga kita ambil di dinas pendidikan barulah di isi nilaninya,” Ucap Kepsek Hamid

(Reporter/Kandi).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less