Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » ORANG TUA PASIEN KECEWA DENGAN PELAYANAN OKNUM PETUGAS UGD RUMAH SAKIT UNTAN

ORANG TUA PASIEN KECEWA DENGAN PELAYANAN OKNUM PETUGAS UGD RUMAH SAKIT UNTAN

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025

Berita sidikkasus.co.id

PONTIANAK – Berinisial Bunda YN warga Kota Pontianak Kalimantan Barat, dalam paparannya, kronologis awalnya menceritakan kepada awak media sidikkasus.co.id , peristiwa beberapa tahun yang lalu saat itu anak nya tiba- tiba pingsan, dan tidak bergerak sama sekali, saat ini berusia umur 22 tahun berinisial ( vt) , vidra tiara

Sehingga orang tua merasa khawatir langsung gerak cepat membawa kerumah sakit YARSI, alamat jln tanjung raya 2 kecamatan pontianak timur. Akan tetapi setibanya di Rumah Sakit tersebut, petugas medis YARSI menyarankan agar anaknya di rujuk kerumah sakit umum Komsos soedarso di sei raya dalam,

Namun setibanya di rumah Sakit Soedarso petugas medis RS Soedarso juga me nyatakan bahwa ruangannya penuh, lalu dengan rasa khawatir mama nya mendalam dengan putri nya, menuju rumah sakit umum universitas tanjung Pura (untan) Kota Pontianak.

Saat itu kondisi anak nya bagi mama nya sangat mengkhawatirkan sekali karena dalam perjalanan kurang lebih memakan waktu satu jam lebih untuk mendatangi 3 rumah sakit, yang di nyatakan penuh semuanya.

Sesampainya di Rumah sakit Untan masuk pelayanan UGD, dikasih tindakan berupa suntikan, oleh perawat yang bertugas di IGD.

Namun sangat di sayangkan setelah di berikan tindakan medis oleh Perawat, malah justru jawaban petugas oknum UGD mengatakan kalau ruang inap penuh, padahal dari pantauan orang tua dan keluarga si pasien, pada saat menuju ruangan rawat inap, dicek ternyata masih banyak kamar kosong,

Lalu bertanya sama petugas rumah sakit tersebut! tempat tidur ada yang kosong, akan tetapi jawaban dari oknum petugas rumah sakit Untan itu mengatakan bahwa tempat rawat inap tersebut sudah ada yang memboking,, dari kab Melawi untuk operasi selasa besok,, sedang kamar diduga ada 6 bet kosong untuk kamar inap.

Dan juga seorang oknum tidak pantas arogansi memberikan penjelasan terhadap pelayanan maupun masyarakat , .

Dengan kesal dan kecewa bahwa pelayanan rumah sakit tidak mendahulukan pasien yang mana dalam undang undang kesehatan dan keselamatan manusia udah jelas depan mata rumah sakit tidak bisa memberi terbaik,

oleh karena itu ibu Si pasien IA meminta kepada Bapak Walikota tolong tinjau rumah sakit Untan khususnya di ruang UGD nya, bahwa nyawa berharga bukan menunggu Booking yang baru datang sedangkan pasien yang memerlukan penanganan intensip malah di disuruh pulang harap ibu pasien iA.

 

Oleh. Ag Suryadi Korlip Kalbar

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less