Diduga Oknum Kepala KUA Di Halsel Hamili Gadis, Menikah Tanpa Persetujuan Istri Pertama.
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 7 Jan 2026

Oplus_131072
Berita Sidikkasus.co.id
Halsel – Diduga salah satu oknum Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) dilingkup pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Melakukan persetubuhan dengan salah satu gadis di hingga di hamili.
Informasi dihimpun Media ini, diduga oknum Kepala KUA yang bertugas di seputaran Pulau Bacan, melakukan persetubuhan dengan salah seorang anak gadis di iming-imingi uang dan rumah hingga menghamilinya.
Dengan begitu, terduga pelaku menikahi korban secara diam-diam tanpa persetujuan dari istri sahnya.
“Iya sudah lama yang bersangkutan selingkuh dengan iming-imingi uang dan rumah ke permpuan sampai dihamili,”Kata sumber enggan namanya disebutkan ( 07/01/2026)
Kata dia, usai dihamili oknum kepala KUA mencoba menghindari dari perbuatannya. Namun, ia mendapat desakan dari korban untuk menikahi.
“Setelah perempuan hamil, bersangkutan menghindari tetapi mendapat desakan dari perempuan jika tidak menikah akan dilaporkan secara resmi ke pihak berwajib,” Tambahnya
“Bersangkutan mendapat tekanan, sehingga dia (oknum kepala KUA) meminta persetujuan ke istri sahnya untuk menikah tetapi tidak diberikan ijin. Di situ, keduanya langsung menikah secara diam-diam tanpa persetujuan dari istri pertama,” Ungkapnya.
Usai menikah dan takut ketahuan, korban di paksa oknum kepala KUA agar keluar dari daerah Halmahera Selata dan tinggal di daerah lain yang jauh dari tempat tugasnya.
“Korban dibawah tekanan jadi saat ini berada diluar daerah, karena dipaksa tinggal jauh dari tempat tugas kepala KUA,” Tandasnya
Kepala KUA adalah pimpinan di setiap KUA tingkat kecamatan, yang bertanggung jawab atas administrasi serta pelayanan keagamaan, terutama urusan pernikahan, pencatatan, dan pembinaan umat Islam di wilayahnya, bertindak sebagai ujung tombak pelayanan Kementerian Agama di daerah.
Terkait hal tersebut, Identitas keduanya tidak dicantumkan berhubung belum ada tanggapan resmi dari bersangkutan hingga berita ini diturunkan. Media masih terus melakukan penilusuran fakta fakta lainnya.
(Jurnalis/Kandi).
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar