oleh

PWI Agam Laksanakan Pelatihan Dasar Jurnalistik Bagi Siswa SMA.N.1 Tanjung Mutiara Agam

Berita Sidikkasus.co.id

AGAM SUMBAR – Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Ka. Agam Sumatera Barat Laksanakan Pelatihan Dasar Jurnalistik Bagi Siswa SMA.N.1 Tanjung Mutiara Agam.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di ruang belajar SMA.N.1 pada hari sabtu, 23 Oktober 2021, dimana Puluhan siswa-siswi tersebut mengikuti sosialisasi jurnalistik yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam.

Pada pelatihan kali ini, hadir sebagai narasumber yakni Panasehat PWI Agam, Ketua PWI Agam Mursyidi, Sekretaris PWI Agam Ari Yusrizal,Epi Kusnandar Anggota PWI, Guslili Harti Anggota PWI Agam. Dt.Yanto Nggota PWI Agam, Zul Abrar Anggota PWI Agam, Syafrianto.S.Sos Anggota PWI Agam.

Ketua PWI Agam, Mursidi mengatakan, bahwa kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang dunia jurnalis, kepada siswa-siswi SMA.N.1 tersebut. Mursidi menambahkan, materi diberikan secara bersama-sama kepada peserta.

“Materi yang dibahas terkait dengan teknik dasar penulisan berita, pembuatan berita dan lainnya,” katanya.
Pelatihan penulisan berita bagi siswa ini merupakan program dari PWI Agam Go To School.

Pelatihan itu akan berlanjut ke sekolah di Agam sampai tahun 2022 mendatang dalam rangka menyiapkan generasi muda tentang ilmu menulis berita.

“Pelatihan ini untuk membekali siswa, sehingga setelah tamat nanti bisa dimanfaatkan,” katanya.
PWI Agam juga memiliki program safari jurnalistik ke nagari atau desa adat dalam menggali potensi di nagari tersebut.

Melalui pelatihan ini, setidaknya bisa memberikan pencerahan kepada peserta tentang cara menulis berita yang baik dan benar,” ungkap Mursidi,

Wakil Kepala SMA.N.1.Sarwin.S.Pd tersebut menambahkan pelatihan itu diikuti 27 orang siswa dari kelas, mereka orang pilihan dan terbaik dari siswa SMAN.1Tanjung Mutiara.

” Saya mengucapkan terimakasih kepada PWI Agam yang telah memberikan pelatihan dalam pengembangan diri siswa,” katanya.

Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat melalui berbagai media sosial yang ada saat ini. Akan tetapi, informasi yang ada di media sosial belum tentu sebuah berita, karena tidak mempunyai data yang akurat dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Jika sebuah berita, tentunya ditulis oleh wartawan yang bekerja di perusahaan pers yang berbadan hukum resmi. Sangat berbeda dengan informasi di Medsos, yang terkadang cenderung menyebarkan berita hoax,” imbuhnya.

“Pekerjaan wartawan merupakan salah satu pekerjaan yang mulia, karena melalui berita dari wartawan itulah masyarakat bisa mengetahui berbagai informasi, wartawan juga merupakan mitra untuk membangun melalui profesinya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Makanya, pengetahuan dasar tentang jurnalis harus dikenalkan dan dipahami oleh siswa, yang nantinya akan terjun langsung ke tengah masyarakat setelah menyelesaikann studinya di jenjang sekolah menengah atas.

“Kita tidak bisa mengetahui nasib seseorang, makanya harus dipahami bahwa profesi wartawan adalah salah satu tugas mulia, yang bisa ditekuni oleh siapapun yang berkompeten.

Kepala sekolah sangat berharap siswa untuk mengembangkan ilmu yang diperoleh baik di sekolah, rumah dan lingkungan sehari-hari.  ( Syafrianto.S.Sos)

Komentar

News Feed