Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Puluhan Aktivis Desak Transparansi Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kediri

Puluhan Aktivis Desak Transparansi Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kediri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025

Berita Sidikkasus.co.id

KEDIRI – Puluhan massa dari LSM Perkumpulan Semesta Alam Lestari menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Pare pada Senin (29/9/2025). Mereka menuntut kejelasan atas penghentian penyelidikan (SP3) kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh PT Jabar Putra Mandiri.

Koordinator aksi, Khoirul Anam, mengaku kecewa dengan lambannya penanganan perkara dan minimnya komunikasi dari pihak penyidik.

“Sejak laporan awal 26 Mei 2025, kami sulit mendapat penjelasan. Bahkan saat meminta kejelasan terkait SP2P, tidak ada kepastian. Hari ini pun, sejak pukul 10 pagi hingga sore, saya menunggu Kasatreskrim tapi tidak jadi bertemu,” ujarnya.

Menanggapi aksi tersebut, Wakapolres Kediri Kompol Hary Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya menghargai aspirasi masyarakat. Ia menjelaskan, penyelidikan telah dilakukan termasuk gelar perkara, namun hasilnya tidak ditemukan bukti cukup untuk melanjutkan ke tahap penyidikan. Karena itu, SP3 diterbitkan.

Kasatreskrim Polres Pare, AKP Joshua Peter Krisnawan, menegaskan penghentian penyelidikan sudah sesuai aturan.

“Tidak ditemukan alat bukti yang memenuhi unsur tindak pidana. Dengan demikian perkara sudah diberikan kepastian hukum,” jelasnya.

Namun, massa aksi menilai alasan SP3 masih belum jelas. Moh Karim Amrulloh, salah satu peserta aksi, meminta agar aspek normatif perusahaan mulai izin usaha, prosedur operasional, hingga kepatuhan SOP diteliti ulang.

“Kalau dasar SP3 tidak transparan, masyarakat bisa menilai ada perlakuan khusus,” katanya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less