Polda Metrojaya Bersinergi Dengan Generasi Milleneal Melawan Hoaks dan Hate Speech dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKR

Berita Sidikkasus.co.id

JAKARTA | Pada hari Selasa, 5 Oktober 2021 jam 08.00 sd 12.00 wib bertempat di Ballroom Golden Boutique Hotel Melawai, Jakarta Selatan Wakil Direktur Binmas Polda Metro jaya AKBP Yudhistira Widyawan, S.H., S.Ik., M.Si. membuka kegiatan Focus Group Discussion dengan tema ” Bersinergi bersama membangun mindset Anti Hoax sebagai karakter anak bangsa Indonesia”.

Selain Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Yudhistira Widyawan, S.H., S.Ik., M.Si, juga hadir Kasubditbhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Metro Jaya, AKBP Selly Puja, S.E.
P.S. Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Metro Jaya, Kompol Sujanto, S.Pd., M.A.P. serta juga mengundang Narasumber yaitu :
-Kepala Seksi Pengolaan Opini dan Aspirasi Publik, Syali Gestanon S.Sos.
AKP Sugeng Ade Wijaya, S.IK, sebagai narasumber Tindak Pidana Siber dan Rinaldy, S.Ikom, M.Si sebagai Moderator.
Untuk para peserta adalah para peserta Focus Group Dicussion(FGD), yaitu :
Para anggota Karang Taruna dari Polres Jajaran Polda Metro Jaya, Pamong dan Pin saka Bhayangkara serta Satbinmas Polres Jajaran Polda Metro Jaya.

Rangkaian Kegiatan diawali dengan Registrasi Peserta dilanjutkan dengan Pembukaan, Pembacaan Doa, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan Wadirbinmas Polda PMJ AKBP Yudhistira Widyawan, S.H., S.Ik., M.Si, Kasubditbhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Metro Jaya AKBP I. G. M. Seli Pudjawan, S.E., AKP Sugeng Ade Wijaya, S.IK.,
dan Bpk Syali Gestanon,. S.Sos sebagai Kepala Seksi Pengolaan Opini dan Aspirasi Publik sebagai pemateri Fenomena Penyebaran Hoax dan Hate Speech pada Medsos dan Penyebaran Hoax tentang penanganan Covid-19 dan Vaksin Nasional makin marak serta Hoax biasanya dibuat untuk mencapai tujuan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu dan mendapatkan keuntungan dari dampak yang ditimbulkan.

Dalam beberapa kasus, hoax juga digunakan sebagai media untuk mengadu domba, fitnah, pencemaran nama baik, membuat kepanikan, menjatuhkan orang atau golongan tertentu dan Pemerintah.

Pemanfaatan Medsos makin bervariatif, Medsos tidak lagi digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi atau sosialisasi, namun seringkali juga digunakan sebagai sarana pendidikan, promosi, dukungan Medsos dsb bahkan seringkali Medsos disalahgunakan oleh orang-orang atau pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan dan keuntungan pribadi atau kelompoknya yang dapat menimbulkan kerugian atau kerusakan bagi pihak lain bahkan bagi masyarakat dan negara.
Penyalahgunaan Medsos yang paling sering saat ini adalah digunakan Medsos untuk penyampaian Hoax dan Hate Speech.

Oleh sebab itu dibutuhkan peran serta generasi Milenial untuk melawannya dan menjaga keutuhan NKRI. Namun kita semua wajib bersyukur, Bangsa Indonesia adalah bangsa yg hebat karena bisa menghadapi Pandemi Covid-19 dengan baik. Pencapaian yang kita dapat dalam menghadapi Pandemi Covid-19 sudah sangat berhasil. Namun kita harus tetap ketat dg protokol kesehatan, jangan sampai kita menghadapi gelombang yang ke-3 andemi Covid-19, dengan Materi  Cyber Crime Berdasarkan Pelanggaran Konten

Point point yang disampaikan oleh narasumber:
– Digital Nation
– Pemanfaatan ruang digital(efek positif dan efek negatif)
– Saluran penyebaran Hoax dan hatespeech
– Survey DCI 2021 Microsoft
– Fenomena FOMO
– Informasi salah (ada konten 20 yg salah selama Pandemi)
– Apa itu Hoaks
– Mengidentifikasi Hoaks
– 7 tipe mis dan disinformasi
– Undang-undang ITE
– Sanksi UU ITE
– Sanksi pidana lainnya (KUHP)
– Tips internet sehat dan aman
– Tips verivikasi sumber informasi

Pada momen Diskusi Tanya Jawab dapat terjaring 4(empat) penanya yang dapat diberikan jawaban yang dengan memuaskan antara lain :
a. Ade Mulyo, Saka Bhayangkara:
Bagaimana cara mencegah agar kita tidak difitnah?
AKP Sugeng: Hindari hal-hal atau konten yang negatif dan hedon di medsos. Sampaikan konten-konten yang positif Medsos. Gunakan Medsos dengan bijak. Agar tidak memancing orang-orang yang tidak suka untuk memfitnah kita.

b. Erdhiana, Saka Bhayangkara:
Bagaimana cara mencegah dari Pemerintah untuk mencegah Hoax?
AKP Sugeng: Jangan memviralkan berita yang belum tentu kebenarannya. Pastikan sumber beritanya yang jelas. Edukasi teman-teman kita tentang bahaya Hoax.

c. Melia Indah, Saka Bhayangkara:
Apa langkah nyata penegak hukum dari penegak hukum dalam menghadapi Hoax?

AKP Sugeng: Kami melaksanakan Patroli Siber. Kami sudah mengidentifikasi 3000an berita hoax dan sudah mengtake down 2000an akun sosmed.

d. Ilham Budi Darmawan, Karang Taruna:
Apakah Cyber Army juga termasuk Buzzer?
Syali: Benar. Buzzer biasanya  menggunakan akun yang benar sedangkan Cyber Army fungsinya memviralkan berita baik berita yang benar maupun yang salah. Biasanya digunakan untuk kepentingan Politik. (*)

Publisher: Redaksi Media Sidikkasus

Komentar