Pasca Kerusuhan, Mas Dhito Tegaskan: Tidak Ada Ruang untuk Anarkisme di Kediri
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kam, 4 Sep 2025

Berita Sidikkasus.co.id
KEDIRI – Pasca kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Kediri, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda bergerak cepat melakukan penanganan. Pada Rabu (3/9/2025), Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama dan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji meninjau langsung para terduga pelaku yang saat ini diamankan di Mapolres Kediri.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap aksi anarkis.
“Forkopimda berdiri tegas, tidak ada tempat bagi anarkisme. Barang milik Pemkab Kediri yang dijarah harus segera dikembalikan, karena itu merupakan fasilitas pelayanan publik,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Kediri bersama Forkopimda juga menetapkan kebijakan jam malam khusus bagi pelajar. Mereka diwajibkan sudah berada di rumah maksimal pukul 21.00 WIB.
“Kebijakan ini untuk melindungi generasi muda dari potensi terjerumus dalam kegiatan yang merugikan,” tambah Mas Dhito.
Sementara itu, Kapolres Kediri menegaskan bahwa seluruh terduga pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku, baik yang masih di bawah umur maupun orang dewasa.
“Penyidikan kami lakukan secara transparan dan tegas, agar memberikan efek jera,” ungkapnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu liar, serta mendukung langkah aparat demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Pemerintah berharap, momentum ini menjadi pengingat penting bahwa aspirasi harus disampaikan melalui jalur damai, bukan dengan kekerasan. (yns)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar