oleh

Operasi Ketupat 2022, Polres Agam Siapkan Rekayasa Pengamanan Idul Fitri

Berita Sidikkasus.co.id.

Agam Sumbar_ Dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selamat Idul Fitri 1443 H, Kepolisian Resor (Polres) Agam mempersiapkan sejumlah rekayasa pengamanan operasi ketupat 2022.

Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian, S.IK memprediksi lebaran tahun ini akan terjadi lonjakan arus mudik dan jumlah perantau yang pulang kampung. Menurutnya, hal itu disebabkan sudah dilonggarkannya aturan mudik oleh pemerintah.

“Menyikapi hal ini kami di wilayah hukum Polres Agam mempersiapkan sejumlah rekayasa pengamanan, sehingga masyarakat bisa melaksanakan Idul Fitri dengan nyaman,” ujarnya saat Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2022 di Mapolres Agam, Rabu (20/4/2022).

Kabag Ops Polres Agam, Kompol Antonius Dachi, SH menambahkan, rekayasa operasi ketupat 2022 bertujuan memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan Idul Fitri.

Selain itu operasi ketupat 2022 juga dimaksudkan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, baik sebelum pelaksanaan maupun pasca Idul Fitri 1443 H.

Disebutkan pelaksaan operasi ketupat berlangsung selama 12 hari, dimulai pada 28 April 2022. Dalam pengamanan operasi ketupat 2022, pihaknya menurunkan kurang lebih 150 personil gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, Dishub dan BPBD.

“Pada operasi ketupat 2022, kami menyiagakan 10 pos, dimana 6 pos yan dan 4 pos pam dengan total kurang lebih 150 personil gabungan,” sebutnya.

Adapun 4 pos pam tersebut antara lain berada di Simpang Gudang, Matur, Kelok 32 dan Simpang Maninjau. Sendangkan pos yan berada di Pasir Tiku, Puncang Lawang-Lawang Park, Pasar Lubuk Basung, Muko-Muko dan Linggai Park.

Sementara lokasi-lokasi wisata yang menjadi perhatian operasi ketupat berada di empat kecamatan. Lokasi wisata di Kecamatan Lubuk Basung antara lain Lubas Wisata dan Parit Panjang, di Kecamatan Matur Puncak Lawang, Kelok 44, Ambun Tanai dan Lawang Park.

Selanjutnya di Kecamatan Tanjung Raya antara lain Danau Maninjau, Taman Muko-Muko dan Linggai Park. Di Kecamatan Tanjung Mutiara antara lain Bandar Mutiara, Pasia Tiku dan Pantai Torpedo.

“Berhubung masih suasana pandemi, di pos-pos dan tempat wisata kami tetap melakukan edukasi dan imbauan penerapan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya. (Syafrianto)

Komentar

News Feed