Berita sidikkasus.co.id
BANGGAI – Hari Keluarga Nasional (HARGANAS ) ke- XXVII yg dilakukan secara serentak diseluruh indonesia pada senin (29/06/2020), di Kabupaten Banggai.
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Banggai bekerja sama dengan Kodim 1308/Luwuk Banggai, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum melaksanakan kegiatan Pelayanan KB gratis ke 121 Akseptor di Tiga Kecamatan, Luwuk, Luwuk Utara dan Luwuk Selatan.
Kegiatan pelayanan akseptor yang dilaksanakan di Markas Kodim 1308/LB, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelayanan sejuta akseptor tahun ini dilaksanakan dengan penyesuaian protokol kesehatan disebabkan bangsa indonesia sampai saat ini masih berjuang menghadapi pendemi Covid-19, yang belum menunjukan tanda-tanda berakhir.
Dandim 1308/LB Letkol Inf Fanny Pantouw, M.Tr.Han., M.I.Pol., secara terpisah kepada awak media menyampaikan bahwa di masa pendemic Covid-19 ini, himbauan stay at home telah menunjukkan data peningkatan jumlah kehamilan di berbagai daerah. Tentu saja ini sangat beresiko bagi keselamatan Ibu dan anak.
“Himbauan untuk tetap di rumah ini, di masa ini, sangat menyulitkan keluarga muda untuk
mendapatkan pelayanan keluarga berencana. Rasa ke kawatiran untuk berpergian, sterilitas tempat pelayanan KB, menjadi suatu hal yang membuat keluarga baru sulit untuk mendapatkan pelayanan keluarga berencana”, kata Dandim Fanny Pantouw.
Dengan demikian, pada hari keluarga tahun ini, pemerintah melaksanakan gerakan sejuta
akseptor diseluruh Indonesia, serentak dicanangkan pada tanggal 29 juni 2020.
Peringati Hari Keluarga Nasional di Kabupaten Banggai mengusung tema “Dengan Cara Baru Dan Semangat Baru Melalui Sinergitas Pembangunan, Kita Wujudkan Keluarga Di Kabupaten Banggai Yang Maju, Mandiri Dan Berdaya Saing”. Tutur Dandim 1308/LB.
Dalam merealisasikan tema tersebut, Kodim 1308/Luwuk Banggai sebagai mitra kerja BKKBN bersama Dinas P2KB-P3A Kabupaten Banggai selaku pelaksana program Bangga Kencana memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Kabupaten Banggai di
masa pandemic Covid-19 ini.
“Kegiatan dilakukan dalam bentuk menggerakan Pasangan Usia Subur (PUS) untuk mendapatkan fasilitas pelayanan KB dan bertujuan membentuk kekuarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak agar kebutuhan hidup keluarga terpenuhi “katanya.
Dandim berharap, sebagai mitra kerja dalam mensukseskan program Bangga Kencana, Pelayanan KB dilakukan sebagai upaya untuk dapat menekan angka kehamilan di daerah ini juga dapat menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya”. Tutup Dandim Fanny Pantouw.**** La Omy (Tommy)
Komentar