oleh

Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Melakukan Audensi Dengan DPRD Kabupaten Probolinggo

Berita Sidikkasus.co.id

PROBOLINGGO – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) datang ke Gedung DPRD kabupaten probolinggo melakukan Audensi bersama Dewan,yang bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo. Senin 23/08/2021.

Banyak oknum yang menakut nakuti kalau gak di vaksin maka bantuan akan di putus, dan pada akhirnya
Warga yang ketakutan
dengan adanya vaksinasi, mengeluh dan resah, pada akhirnya GMPK mengadakan audensi di gedung DPRD Kabupaten Probolinggo,meminta untuk anggota Dewan turun langsung ke masyarakat,untuk mengarahkan prosedur pemberian adanya vaksinasi tersebut,.

Sholehhudin selaku Ketua DPD GMPK probolinggo menyampaikan kepada ketua DPRD selaku pimpinan tertinggi di DPRD,dan meminta untuk anggota Dewan turun ke lapangan,untuk mengecek terkait dengan pelaksanaan vaksin,karna selama ini yang terjadi pelaksanaan vaksin tersebut bukan menguntungkan masyarakat,tapi membuat ketakutan masyarakat,

Banyaknya pelanggaran pelaksaanan vaksin yang tidak sesuai dengan aturan pemerintah,karna yang terjadi selama ini pemaksaan yang mereka lakukan banyaknya keluhan yang di sampaikan ke GMPK sehingga mau tidak mau kami melakukan audensi dengan para wakil rakyat di gedung DPRD untuk mencari solusi, masyarakat sudah tertekan dengan perekonomian.

Tujuan kami bagaimana pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan prosedur yang sekiranya masyarakat tidak tertekan serta ketakutan dengan adanya vaksin seperti ini,supaya vaksin ini berjalan lancar,masyarakat tidak perlu lagi di paksa untuk vaksin .dan kami berharap apa yang sudah menjadi hak-hak masyarakat segera di realisasikan tanpa ada embel-embel yang merugikan mereka.kami sangat mendukung adanya program vaksinasi tersebut dengan catatan pelaksanaanya harus sesuai degan prosedur.ungkap sholehuddin

Ketua DPRD pak andi menyampaikan ketika masyarakat tidak memungkinkan untuk di vaksin, harus meminta surat pernyataan dari petugas vaksin bahwa orang tersebut tidak dapat di vaksin karna kesehatan yang tidak memungkinkan,pungkasnya. (yuli)

Komentar

News Feed