oleh

Dinkes Pulau Taliabu Melaksanakan Program BIAN di Kecamatan Talbar

Berita Sidikkasus.co.id

TALIABU, – Kunjungan kerja, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Pulau Taliabu telah melaksanakan program GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) untuk Penanganan Bulan Imunisasi Anak Nasional ( BIAN) di hari ke tiga di Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Jumat, 20 Mei 2022, kurang lebih sekira pukul 11.30 Waktu Indonesia timur ( Wit).

Tujuan Kunjungan kerja adalah untuk Melaksanakan Kegiatan Program untuk melindungi Indonesia dari penyakit penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Asistem I ( Sukur Buru), Ibu Bupati Aliong Mus ( Zahrah Yolanda Aliong mus), Kadinkes ( Kuraisia Marsaoly), Kadis PMD ( Agusmawary Toib Konten), Kadis Kominfo ( Gafarudin La Ane), Camat Talbar ( Ruslan Saliki), Kades Nggele ( Ajis Nurhasan) dan Kapus (Masiasa La Mari), serta pengawalan dari Satpol-PP Pulau Taliabu.

Dari pantauan media ini dilokasi, terlihat Ratusan Anak dan pihak orang tuanya hadir dalam kegiatan imunisasi tersebut.

Pemerintah bakal menggenjot pelaksanaan imunisasi bagi anak-anak melalui program Bulan Imunisasi Anak Nasional atau BIAN pada Mei 2022 ini.

BIAN adalah kegiatan untuk melengkapi imunisasi anak, dalami upaya percepatan dari ketertinggalan cakupan peserta imunisasi rutin pada anak selama pandemi COVID-19.

Terkait program ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu mengajak seluruh masyarakat, Kecamatan Taliabu Barat Laut khususnya orang tua untuk mensukseskan jalannya program dimaksud.

“Kami berharap agar nantinya masyarakat dapat membawa anak-anak untuk diimunisasi ke Puskesmas atau pos pelayanan yang akan disiapkan.

Sebagai persiapan, Kuraisia bilang pihaknya telah mengambil sejumlah langkah dalam rangka mensukseskan program BIAN seperti sosialisasi dan edukasi ke masyarakat.

“Karena ini juga dilaksanakan mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota termasuk di Pulau Taliabu. Makanya sosialisasi sudah kami lakukan sejak awal,” ungkapnya.

“Sesuai rencana, program ini akan mencapai targat sebanyak 15 ribu sekian. Tapi untuk tanggal pastinya nanti akan kita sampaikan kembali kepada masyarakat,” katanya lagi.

Dia menjelaskan, BIAN adalah kegiatan untuk melengkapi imunisasi anak, dalam upaya percepatan dari ketertinggalan cakupan peserta imunisasi rutin pada anak.

“Misalnya untuk eradikasi atau mencapai Indonesia bebas rubela, campak dan penyakit lainnya, termasuk untuk peningkatan imun tubuh,” jelasnya.

Sehingga dalam kegiatan ini ada imunisasi tambahan satu dosis untuk cegah campak dan rubela dan imunisasi kejar bagi balita yang belum lengkap. tambahnya.

Selain sosialisasi ke masyarakat, dia juga mengingatkan setiap puskesmas agar menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan ini.

“Tentunya semua pihak diharapkan terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini, termasuk puskesmas Nggele dan Puskesmas lainya di Kabupaten Pulau Taliabu sebagai pelaksana,” kuncinya.

( Jek/Redaksi)

Komentar