Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Demi Tol Kediri–Bandara Dhoho, Warga Kediri Bersiap Pengalihan Arus, Simak Berita Berikut

Demi Tol Kediri–Bandara Dhoho, Warga Kediri Bersiap Pengalihan Arus, Simak Berita Berikut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026

Berita Sidikkasus.co.id

KEDIRI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota bersiap melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas di Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Rekayasa ini dilakukan seiring rencana penutupan jalan untuk proses erection girder proyek Jembatan Tol Kediri–Bandara Dhoho.

Sebagai tindak lanjut rencana tersebut, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), KBO Satlantas, Kanit Kamsel, anggota Satlantas Polres Kediri Kota, serta perwakilan Lalu Lintas Masyarakat (LMA), melaksanakan survei jalur di lokasi proyek pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan hasil survei, pengalihan arus lalu lintas direncanakan berlangsung selama empat hari, terhitung mulai Kamis hingga Senin, 22–26 Januari 2026. Selama periode tersebut, Jalan Suparjan Mangun Wijaya akan ditutup sementara untuk mendukung kelancaran dan keselamatan proses pengerjaan girder jembatan tol.

Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan di sejumlah simpang empat (SP4), meliputi SP4 Mojoroto Gang 3, SP4 Sukorame, SP4 Semampir, dan SP4 Alun-Alun Kota Kediri. Adapun skema pengalihan arus yang telah disiapkan antara lain:

– Kendaraan besar dari arah Nganjuk dialihkan melalui SP4 Mojoroto,
– Arus lalu lintas dari arah Surabaya dialihkan melalui SP4 Semampir,
– Kendaraan dari arah Tulungagung dialihkan melalui SP4 Alun-Alun Kota Kediri,
– Arus dari arah Mojo dialihkan melalui SP4 Sukorame.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menjelaskan bahwa survei lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rekayasa lalu lintas agar tetap aman, tertib, dan meminimalkan gangguan bagi pengguna jalan selama proyek berlangsung.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung di area proyek tol. Mulai Kamis hingga Senin, tanggal 22 sampai 26 Januari, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Bujel, yang akan dilalui kendaraan besar untuk proses erection girder Jembatan Tol Kediri–Bandara Dhoho,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penutupan dan pengalihan arus tersebut perlu disosialisasikan secara luas agar masyarakat dapat mengatur waktu dan rute perjalanan dengan lebih baik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memaklumi kegiatan proyek ini demi kelancaran pembangunan. Selama empat hari, kami akan melakukan pengaturan lalu lintas secara maksimal agar tetap aman dan tertib,” pungkasnya.

Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta memilih jalur alternatif selama proses pengerjaan berlangsung demi keselamatan dan kelancaran bersama.(Hms/yns)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less