Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Copet Berhasil Diamankan Ditengah Keramaian Kirab Tumpeng Hut Tulungagung, Begini Kronologinya

Copet Berhasil Diamankan Ditengah Keramaian Kirab Tumpeng Hut Tulungagung, Begini Kronologinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025

Berita Sidikkasus.co.id

TULUNGAGUNG – Polsek Tulungagung Kota mengamankan seorang pria berinisial M (46), warga Kelurahan Bujel, Kota Kediri, yang diduga terlibat dalam dua kasus pencurian saat acara Kirab Tumpeng peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820. Insiden terjadi pada Selasa, 18 November 2025, di depan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kelurahan Kampungdalem.

Kejadian pertama dialami oleh Suyani (45), warga Sobontoro, Boyolangu. Sekitar pukul 10.30 WIB, saat berebut nasi kotak bersama warga lain, tas selempangnya didorong seseorang dari belakang. Ketika ia memeriksa tasnya, sebuah ponsel Redmi Note 10A warna silver serta dompet berwarna coklat hitam berisi KTP, ATM BRI, uang tunai Rp11.000 dan beberapa uang asing telah hilang.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 10.45 WIB, kejadian serupa dialami Farida (54), warga Kelurahan Bago. Dompet warna oranye berisi KTP, KIS, SIM C, dan uang Rp20.000 raib dari tas selempangnya dalam situasi yang sama: dorongan dari belakang saat pembagian nasi kotak.

Kedua korban melapor ke Polsek Tulungagung Kota sekitar pukul 12.00–12.15 WIB. Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Dengan bantuan anggota Satpol PP dan warga, terlapor berhasil diamankan. Saat digeledah, barang bukti sesuai laporan ditemukan di tubuh pelaku.

Pelaku beserta barang bukti berupa satu HP Redmi Note 10A, dua dompet, sejumlah kartu identitas, dan uang tunai langsung dibawa ke Polsek Tulungagung Kota untuk proses penyidikan. Polisi menyatakan pelaku dijerat Pasal 362 KUHP juncto Pasal 65 KUHP tentang pencurian.

Informasi ini diterima dari Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang, pada Selasa (18/11/2025).

Polsek Tulungagung Kota mengimbau masyarakat tetap waspada saat berada di keramaian, terutama ketika membawa barang berharga. Situasi padat sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk beraksi tanpa disadari korban.(humas/yns)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less