Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bappeda Sintang Beberkan Isu Strategis Perencanaan 2027 dan Kondisi Riil Kecamatan Serawai dan Ambalau

Bappeda Sintang Beberkan Isu Strategis Perencanaan 2027 dan Kondisi Riil Kecamatan Serawai dan Ambalau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026

Berita. Sidikkasus.co.id

Sintang – Kusmara Amijaya Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang membeberkan 4 isu strategis yang akan diselesaikan pada tahun 2027 mendatang serta kondisi riil Kecamatan Serawai dan Ambalau saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang mencakup dua kecamatan yakni Kecamatan Ambalau dan Kecamatan Serawai di Gedung Serbaguna Kecamatan Serawai pada Senin, 2 Februari 2026.

“isu pertama yang akan kita atasi di 2027 adalah Indeks Infrastruktur Kabupaten Sintang masih tergolong rendah terutama kondisi jalan mantap yang hanya sekitar 12,07% tahun 2025. Isu kedua adalah pertumbuhan ekonomi bergerak perlahan yang dapat disimpulkan dari masih rendahnya pendapatan perkapita Sintang yang hanya 46,17 juta jauh dari rata-rata provinsi Kalbar yang sebesar 52,7 juta. Isu ketiga adalah IPM bergerak naik namun belum signifikan, Stunting masih cukup tinggi, anak putus sekolah juga relative tinggi. Isu keempat adalah capaian nilai SAKIP dan RB masih dibawah target hal ini mencerminkan tata Kelola pemerinatahan dan reformasi birokrasi masih belum optimal” beber Kusmara Amijaya

“Kecamatan Serawai dengan jumlah penduduk 24.462 jiwa, 38 desa, baru 3 desa yang sudah deklarasi ODF, rumah layak huni 88,68%, PAUD ada 11, SD ada 29, dan SMP ada 8. Rumah sakit ada 1, pustu ada 2 dan Poskesdes ada 15. Sanitasi sudah 58,48%, air bersih sudah 51,17%, elektrifikasi baru 10 desa atau 26,32%” terang Kusmara Amijaya

“Kecamatan Ambalau memiliki 14.051 jiwa penduduk dan 30 desa, baru 9 desa yang sudah ODF. Memiliki PAUD 8, SD 28, SMP 6, rumah layak huni 84,85%, sanitasi 48,97%, air bersih 39,89%, elektrifikasi baru 3 desa, Puskesmas 1, Pustu 8, dan Poskesdes 3 unit” terang Kusmara Amijaya

“ada 3 program prioritas utama tahun 2027 yakni Program Peningkatan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Program Peningkatan dan pengembangan penyediaan air minum dan sanitasi serta Program Peningkatan kualitas infrastruktur Kawasan permukiman. Dan ada 12 program penunjang” terang Kusmara Amijaya

“APBD Kabupaten Sintang Tahun 2027 adalah 1,939 triliun yang bersumber dari PAD ditargertakan 261 miliar dan dana transfer 1,663 triliun. Menurunya APBD Kabupaten Sintang, menuntut kecamatan mengarahkan desa memaksimalkan Dana Desa sesuai prioritas. Pembangunan Memfasilitasi akses sumber pendanaan alternatif seperti CSR Perusahaan, Kemitraan swasta, Program pusat dan provinsi” terang Kusmara Amijaya.

Pewarta kepala perwakilan media sidikkasus co.id.di.kalbar.( A,Rezaly. S)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less