oleh

Antisipasi Banjir, TNI – Polri di Lumajang, Bersama Warga Lakukan Normalisasi Sungai Pelas

Berita Sidikkasus.co.id

LUMAJANG – Saat musim penghujan seperti saat ini, masyarakat selalu menghawatirkan terjadinya luapan air sungai, yang mengakibatkan banjir.

Guna mengantisipasi hal tersebut, TNI Posramil 0821/05 Kedungjajang bersama Polri Polsek Kedungjajang Polres Lumajang, dan masyarakat melakukan normalisasi sungai Pelas, di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang Jawa timur (Jatim), Minggu (27/3/2022).

Para Perwira TNI – Polri yang Terjun langsung berbaur bersama masyarakat melaksanakan Bakti sosial tersebut diantaranya, Kapolsek Kedungjajang IPTU Maryanto, Danramil Kedungjajang Peltu Killoh.

Sedangkan dari kecamatan, yaitu Camat Kedungjajang Ach Faisol, S.E.l

Dan dari Pemdes (Pemerintah Desa) dikomandani langsung oleh Kades (Kepala Desa) Wonorejo Bahrul Rosi.

Disela kegiatannya, IPTU Mariyanto mengatakan, bahwa sungai yang dinormalisasi adalah sungai Pelas, tepatnya di jembatan Pelas Desa Wonorejo. Tujuan dari normalisasi sungai Pelas tersebut agar apabila hujan, air tidak tergenang dan tidak terjadi banjir. “ Pada saat hujan aliran air sungai yang dari arah utara menuju ke Sungai Bondoyudo agar tidak terhambat, kita laksanakan pagi ini kerja bhakti dengan membersihkan rumput dan daun yang berserakan di sekitar jembatan Pelas,“ ujar Kapolsek Kedungjajang Iptu Maryanto, sesuai arahan dan petunjuk Kapolres Lumajang, AKBP. Dewa Putu Eka D, S.IK., M.H.

“Karya bakti bersama TNI Polri dan masyarakat adalah untuk meningkatkan hubungan emosional komunikasi dengan warga di wilayah. Karena bersama-sama dengan masyarakat dalam bergotong royong ini sebagai sarana untuk menjalin tali silaturahmi. Melalui karya bakti Ini harus mampu mengayomi serta membantu warga masyarakat dalam menghadapi kendala kendala yang terjadi di wilayah,” jelas Iptu Mariyanto.

Dengan kehadiran TNI Polri, kata Iptu Mariyanto, maka pengerjaan akan terasa ringan dan menambah semangat dalam bergotong royong. “harapannya adalah hubungan emosional masyarakat dengan TNI Polri semakin solid sehingga jika ada permasalahan di desa akan cepat teratasi,” ungkapnya

Lebih jauh Iptu Mariyanto memaparkan, bahwa Kerja bakti adalah suatu kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Kerja bakti adalah salah satu perwujudan nilai gotong royong yang terkandung dalam ideology Bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Dilansir dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan republik Indonesia, gotong royong berasal dari kata “gotong” yang berarti pikul atau angkat dan kata “royong” yang berarti bersama-sama. “Sehingga gotong royong berarti memikul bersama-sama, dan kerja bakti dapat diartikan melakukan pekerjaan bersama-sama sebagai bentuk bakti dalam masyarakat”, terangnya.

Kegiatan kerja bhakti tersebut, sedari awal hingga selesai, berjalan dengan tertib dan tetap mematuhi protokol Kesehatan dan sesuai harapan. (Ria/End)

Reporter: Biro Lumajang

Komentar

News Feed